Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan
Senin, 20 April 2015
Wartawan Wajib Memiliki Kode Etik Jurnalistik
DIREKTUR Perpustakaan Pers PWI Sulsel yang juga Pemimpin Redaksi Majalah "Almamater", Asnawin Aminuddin, membawakan materi Kode Etik Jurnalistik, pada Pelatihan Jurnalistik yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar, di Sekretariat HMI Makassar, Jalan Botolempangan Makassar, Ahad, 29 Maret 2015. (ist)
Read More ..
Senin, 20 Oktober 2014
Wartawan dan Guru Bukan Profesi
PELATIH Nasional Wartawan PWI, Asnawin, membawakan materi "Pengantar Jurnalistik" pada Perkampungan Jurnalistik yang digelar Himaprodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, di Asrama Yonif 726 Takalar, Jumat, 17 Oktober 2014. (ist)
Read More ..
Kamis, 11 November 2010
Karya Tulis Wartawan Sangat Bermanfaat

JUARA. Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo (kiri) menyalami Ketua Seksi Pendidikan PWI Sulsel, Asnawin, pada acara penyerahan hadiah juara Lomba Karya Tulis Jurnalistik HUT ke-341 Provinsi Sulawesi Selatan, di Kantor Gubernur Sulsel, Makassar, Kamis, 11 November 2010. (foto: m nasir/humas pemprov sulsel)
Read More ..
Selasa, 12 Oktober 2010
Mahasiswa Universitas Satria akan Studi Banding ke China
Mahasiswa program pascasarjana Universitas Satria Makassar berencana melakukan studi banding ke China awal 2011 mendatang. Usul itu dikemukakan oleh Direktur PPs Universitas Satria Prof Dr HM Tahir Malik MSi, kepada mahasiswa dalam beberapa kesempatan.
Read More ..
Minggu, 29 Agustus 2010
IPK Bukan Penentu Keberhasilan

Keberhasilan seseorang ditentukan banyak hal, terutama soft skill. Indeks prestasi kumulatif (IPK) bukanlah penentu keberhasilan, bahkan salah satu hasil penelitian internasional menunjukkan bahwa IPK hanya menempati urutan ke-17 dari 20 faktor penentu keberhasilan.
Read More ..
Selasa, 15 Desember 2009
Universitas Satria Buka PPs Ilmu Komunikasi
UNIVERSITAS Satria Makassar telah membuka Program Pascasarjana (PPs) S2 Ilmu Komunikasi. Izin penyelenggaraan prodi dari Dirjen Pendidikan Tinggi Depdiknas bernomor 1076/D/T/2009, diserahkan Koordinator Kopertis Wilayah IX Sulawesi, Prof Basri Wello, kepada Rektor Universitas Satria Dra Hj Rosmawatry N Bachtiar MHum, di kampus UNSAT, Jl Veteran Selatan Makassar, Minggu, 19 Juli 2009. (Foto: Asnawin)
Read More ..
Universitas Satria Buka Pascasarjana Ilmu Komunikasi
REKTOR Universitas Satria Makassar, Rosmawatry N Bachtiar MHum, mengatakan, perguruan tinggi yang dipimpinnya membuka Program Pascasarjana (S2) Ilmu Komunikasi, mulai tahun akademik 2009/2010. Periode pertama, PPs Universitas Satria dipimpin Prof Dr HM Tahir Malik MSi. (Foto: Asnawin)
Read More ..
Mahasiswa S-2 Ilmu Komunikasi Meninggal Dunia

Mahasiswa S-2 Ilmu Komunikasi Meninggal Dunia
Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun. Sesungguhnya semua berasal dari Allah dan sesungguhnya segala sesuatunya akan kembali kepada-Nya.
Rekan kami, saudara kami, mahasiswa program magister (S-2) Ilmu Komunikasi Universitas Satria (Unsat) Makassar, Ruddin SPd, meninggal dunia di Rumah Sakit Faisal Makassar, pada hari Senin, 14 Desember 2009, setelah mengalami gagal ginjal.
Jenazah almarhum dimakamkan di pekuburan Kampung Pangajiang, Desa Parigi, Kecamatan Tinggi Moncong, Kabupaten Gowa, pada Selasa, 15 Desember 2009.
Saya (Asnawin) bersama beberapa rekan mahasiswa S-2 Ilmu Komunikasi Unsat, yakni Baharuddin, Jumarang, Syafruddin, Rusdi, dan Alwin, serta ratusan keluarga dan handai taulan almarhum sempat melayat ke rumah duka dan turut mengantar ke pemakaman.
Almarhum yang lahir pada tahun 1972, meninggalkan seorang isteri dan seorang anak. Sehari-hari, almarhum bekerja sebagai Guru SD Inpres Mandalle, Kecamatan Tinggi Moncong, Kabupaten Gowa.
Meskipun belum ada pembagian konsentrasi bagi mahasiswa semester I, namun almarhum Ruddin dan sejumlah guru yang melanjutkan kuliah pada Program Pascasarjana (PPs) Unsat Makassar, berencana mengambil konsentrasi Komunikasi Pendidikan.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan, Olahraga, dan Pemuda (Dikorda) Kecamatan Tinggi Moncong, Hasbullah SPd, yang diberi amanah memberikan sambutan pelepasan jenazah almarhum Ruddin ke pemakaman, mengatakan, almarhum Ruddin adalah salah seorang guru yang tidak pernah mengeluh dan cepat mengerti keinginan pimpinan.
Beberapa murid almarhum yang duduk di kelas enam SD Inpres Mandalle, mengaku sangat menyenangi almarhum, sehingga mereka merasa sangat kehilangan.
Meskipun belum lama berkenalan, namun saya secara pribadi dan semua rekan sesama mahasiswa S-2 Ilmu Komunikasi Unsat Makassar, juga mengakui bahwa almarhum Ruddin tergolong orang yang baik, pendiam, tetapi murah senyum.
Semoga Tuhan mengampuni dosa-dosa rekan kami, almarhum Ruddin, dan memberikan tempat layak di sisi-Nya. Amin. (asnawin) Read More ..
Langganan:
Postingan (Atom)




